Tugas Pertemuan 12
Penelitian Universitas PGRI
SKEMA
PEMBAHASAN
Universitas PGRI merupakan sebuah instansi di bidang pendidikan yang menggunakan
jaringan internet sebagai salah satu penunjang sarana dan prasana untuk mengelola dan mengatur data informasi serta digunakan
mahasiswa untuk mencari referensi refernsi mengenai perkuliahan
mereka.Univ PGRI memiliki tiga gedung
di kampus Pusat
yaitu gedung A gedung B, dan gedung C, dimana setiap gedung menggunakan
jaringa wireless LAN sebagai sarana
untuk mahasiswa dalam menggunakan jaringan internet, kelemahan dari jaringan
wireless LAN dimana buruknya
jaringan internet pada
jaringan wireless LAN. Maka dari itu
peneliti ingin menganalisis Quality of Service jaringan wireless LAN pada gedung A, gedung B, dan gedung C , pada tiap lantainya.
Dengan adanya
kualitas jaringan pada Univ PGRI maka akan dilakukan metode wawancara dan
observasi terlebih dahulu mengenai masalah yang terjadi pada jaringan wireless
LAN pada tiap gedungnya, setelah itu akan dilakukan analisis terhadap jaringan
wireless LAN dengan menggunakan parameter- parameter quality of service yaitu delay, packet loss, bandwidth, troughput.dan
faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi jaringan wireless pada Universitas
PGRI Yogyakarta.
Hasil pada
pengukuran dan monitoring Quality of
Service jaringan wireless LAN pada
Universitas PGRI pada gedung A, gedung B, gedung C pada tiap lantai
dapat digolongkan masuk kategori buruk dengan rata- rata delay untuk tiap gedung berkisar 150 ms dan untuk packet loss = 28%, bandwidth = 173523 bit/s dan troughput
= 22%, dan faktor- faktor yang terjadi yaitu jangkau sinyal pada universitas PGRI belum dapat mencover setiap
ruangan pada tiap gedungnya. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa
kualitas jaringan wireless LAN pada
Universitas PGRI menurut standar TIPHON masuk kategori jelek.
Seiring
berjalannya waktu teknologi informasi menjadi sebuah bagian penting dalam hidup
kita di mana setiap orang pada masa ini semua menggunakan teknologi informasi.
Karena pentingnya teknologi informasi tidak heran sekarang banyak sekali
perusahaan, kampus, sekolah maupun instansi lain merancang sebuah teknologi
informasi dengan kualitas jaringan komputer yang bagus. Dengan kualitas jaringan komputer yang mumpuni maka dapat mendukung setiap sarana pra-sarana
yang akan dilakukan. Jaringan komputer sendiri merupakan sebuah jaringan yang terhubung antar komputer satu dengan komputer lainnya dan mereka akan saling tukar menukar informasi melalui perangkat keras
seperti modem, router dan sebagainya. Jaringan komputer juga dapat
diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi. Jaringan komputer juga dapat
diartikan kumpulan dari komputer yang mana komputer ini dapat saling mengakses
dan tukar menukar data. Prinsip dasar dalam sistem jaringan ini adalah proses
pengiriman data atau informasi dari pengirim ke penerima melalui suatu media
komunikasi tertentu. (Oetomo, 2003)
Dengan adanya kualitas jaringan komputer yang
bagus maka dapat membantu instansi dalam pengelolaan data atau pertukaran
informasi akan berjalan dengan baik. Salah satunya yaitu Universitas PGRI yang merupakan sebuah instansi di bidang pendidikan yang menggunakan
jaringan
internet untuk mengatur serta mengelola data dan informasi serta
digunakan untuk menunjang studi mahasiswanya dalam mencari data maupun
materi-materi yang ada pada internet. Karena dalam era globaliasi saat ini internet sangat diperlukan bagi mahasiswa, dosen, ataupun staff yang ada pada Universitas PGRI.
Untuk pengelolaan jaringan internet,
pihak Universitas PGRI memiliki dua jaringan wireless yang dikelola. Yang pertama dikelola oleh PT Sejahtera,
pada wireless yang dikelola oleh PT sejahtera mahasiswa dan dosen dikenakan
biaya untuk setiap semesternya. Wireless kedua
dikelola oleh pihak kampus sendiri namun mahasiswa dan dosen tidak dikenakan biaya.
Kemudian untuk pengelolaan wireless yang
dilakukan oleh pihak kampus, jaringan wireless
sendiri dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis PPTIK Hotspot, .Jarigan wireless ini menggunakan router mikrotik sebagai pembagian
bandwidthnya dengan bandwidth yang di
pakai sebesar 70 mbps. Bandwidth ini dibagi untuk jaringan LAN
(Local Area Network) dan wireless LAN .
Selanjutnya bandwidth ini disebar ke tiga gedung yaitu gedung pusat, gedung B
dan gedung C. Kemudian setiap gedung memiliki 1 access point dan tiga antena
omni untuk memperluas jangkauan sinyal. Namun banyak sekali mahasiswa dan dosen
di Universitas PGRI yang mengeluh serta seringkali komplain tentang kinerja
internet atau jaringan wireless (Hotspot) pada kampusnya yang sering
terjadi troubel pada setiap gedung.
Maka dari itu perlu dianalisis jaringan wireless
pada Universitas PGRI yang nanti hasil analisis ini dapat digunakan
untuk pengembangan di masa yang akan datang. Untuk pengujian kinerja jaringan
dapat menggunakan QoS (Quality of Service) .
QOS ( Quality of Service ) itu sendiri merupakan
sebuah bentuk dari jaminan layanan atau kualitas dari suatu jaringan, di mana
dengan layanan yang disediakan, para pengguna jaringan bisa mendapatkan
kualitas dari suatu jaringan dengan servis yang disediakan dari jaringan itu
sendiri. Kualitas dari jaringan yang disediakan itu sendiri merupakan bagaimana
cara dari suatu instansi dalam memberikan pelayanan dalam dan terhadap ruang
lingkup suatu jaringan pada ruang lingkupnya, yang nantinya QoS ini digunakan
untuk mengetahui sebera besar kualitas jaringan wireless LAN pada setiap gedung
di Universitas PGRI.
Kesimpulan
Dari pembahasan sebelumnya maka dapat diambil
kesimpulan pengukuran untuk jaringan wireless LAN di Universitas PGRI
Yogyakarta mengunakan metode QoS (Quality of Service) dengan parameter delay,
packet loss, bandwith, dan throughput dimana pengukuran diukur selama 5 hari
pada tiap lantai untuk tiap gedungnya. dengan hasil delay untuk gedung C = 120
ms, gedung B = 148 ms, dan gedung A = 196 ms, hasilkan data gedung A performa
delay jelek, dan untuk gedung B dan C mendapat performa yang bagus. Sedangkan
untuk packet loss gedung C = 35 %, gedung B = 27 %, dan gedung A sebesar 28 %,
untuk throughput mendapatkan hasil gedung C, B, dan A yaitu: 23%, 24%, 20 %.
sehingga performa packet loss dan throughput menurut standar TIPHON masuk
kategori jelek untuk bandwidth rata rata bandwidth yaitu 195398 bit/s untuk
gedung C dan gedung B, gedung A rata rata bandwidth yaitu 223426 bit/s dan
101744 bit/s.
Dapat diketahui untuk performa QoS (Quality of
Servce) jaringan wireless untuk universitas PGRI Yogyakarta menurut standar TIPHON
secara keseluruhan masuk kategori jelek.
KELEMAHAN
1. Untuk
penelitian selanjutnya dapat menggunakan 9 parameter QoS untuk mendapatkan
hasil penelitian yang lebih akurat, parameter- parameter tersebut yaitu
pengukuran delay, jitter, packet loss, throughput, MOS, echo cancelation, eror
Out of Delivery, dan PDD.
2. Dapat
menambahkan metode RMA (Reliability, Maintainability, and Availability) untuk
pengukuran jaringan wireless LAN yang lebih baik.
REFERENSI VIDEO
https://www.youtube.com/watch?v=5csIbZmW1Vo&feature=youtu.be

Komentar
Posting Komentar